Tata Cara Melaksanakan Umroh Yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Memilik Waktu Pelaksanaan Umroh Yang Tepat

Tips Memilih Waktu Umroh Yang Tepat

Ibadah Umroh merupakan salah satu ibadah yang diakukan umat muslim di tanah suci, pelaksanaan nya hampir sama dengan ibadah haji. Salah satu yang membedakan ibadah umroh dan haji adalah waktu pelaksanaannya. Ibadah Umroh dapat dilaksanakan kapan saja, kecuali pada musim haji yaitu bulan Dzulhijah. Sedangkan ibadah haji hanya dapat dilaksanakan pada waktu tertentu, yaitu tanggal 8-12 Dzulhijah.

Walaupun umroh bisa dilakukan kapan saja, namun alangkah baiknya Anda tetap harus memperhatikan waktu kapan Anda akan berangkat dengan mengingat bahwa di Mekkah dan Madinah mempunyai 2 musim yang kontras, yaitu Musim panas terjadi pada bulan Maret hingga Agustus, sedangkan Musim dingin akan terjadi pada bulan September hingga Maret. Maka dari itu, Anda harus merencanakan dengan seksama termasuk kondisi Anda sebelum melakukan ibadah umroh.

Bila ingin ibadah umroh Anda aman dan nyaman maka berangkatlah di bulan Maret-Mei karena cuaca di bulan ini lebih sejuk dan bersahabat. Pada saat seperti ini akan memasuki musim panas, maka siapkan baju yang cerah agar memantulkan cahaya matahari dan siapkan juga baju yang dapat menyerap keringat Anda.

Jika Anda berangkat pada bulan liburan, seperti pada bulan Juni-Agustus, maka persiapkan kondisi yang fit dan uang yang cukup. Pada bulan seperti ini, harga akan lebih tinggi dari bulan biasanya dan orang yang berkumpul untuk ibadah umrah pun akan semakin banyak.

Namun, jika Anda ingin ibadah umrah sedikit murah, lebih baik menggunakan paket umroh pada bulan Januari hingga Mei karena pada bulan-bulan tersebut, harganya terbilang lebih murah dibandingkan paket umrah untuk bulan-bulan lainnya.

 

Tips Sebelum Melaksanakan Ibadah Umroh

Perbedaan Ibadah Haji Dengan Umroh

Sebelum kita membahas tips perisapan Umroh, pada kesempatan ini kami akan membahas lebih dahulu perbedaan antara Ibadah Haji dan ibadah Umroh agar kita pahami sebelum kita menjalankannya.

Dari segi waktu, Ibadah Haji berbeda dengan umroh. Jika ibadah haji hanya boleh dilakukan pada Saat musim Haji yaitu Bulan Dzulhijah, maka ibadah umroh boleh dilakukan kapan pun kita mau dan mampu.

Perbedaan ibadah umroh dan haji berikutnya adalah jika saat beribadah haji umat muslim melakukan wukuf, mabit, dan melempar jumroh, maka umroh tidak melakukan ketiganya.

Umroh hanya melakukan thawaf (mengelilingi Ka’bah), sa’i (berjalan kaki bolak-balik tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwah), dan tahallul (mencukur atau memotong rambut sekurang-kurangnya tiga helai rambut).

Kedua ibadah wajib tersebut sangat besar pahala dan kedudukannya di mata Allah Swt sehingga pahala yang bisa didapat sangat berharga bagi bekal amal seorang Muslim kelak di akhirat. Tak heran jika banyak kaum Muslim dari seluruh penjuru dunia melakukan segala daya upaya agar mampu memiliki rezeki yang cukup sebagai bekal beribadah haji serta umroh.


Tips Sebelum Pergi Ketanah Suci Untuk Ibadah Umroh

Berbicara soal waktu, meskipun ibadah umroh bisa dilakukan kapan saja, namun pemilihan waktu sendiri sebenarnya cukup penting. Karena ada hubungannya dengan kondisi Cuaca di Arab Saudi yang memiliki iklim gurun. Pada musim panas (Juni-Agustus) suhu udara bisa mencapai lebih dari 45 derajat celcius. Sebaliknya pada musim dingin (November-Februari) suhu pada siang hari 38-42 derajat celsius, sementara malam bisa mencapai 8 derajat celsius.

Pada bulan Maret-Mei, cuaca bisa dikatakan sedang sejuk dan lebih bersahabat. Mengingat cuaca yang begitu panas, ada baiknya memilih waktu sesuai dengan kondisi Anda. Jika Anda termasuk orang yang mudah lelah, atau Anda memilih beribadah dengan rasa nyaman, pilihlah waktu dengan cuaca bersahabat. Pasalnya, setelah melalui penerbangan yang lumayan panjang (sekitar 10 jam penerbangan) dan perbedaan waktu lebih kurang 4 jam di belakang waktu Jakarta (GMT+3), Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu dengan beribadah yang dilakukan tidak hanya di dalam masjid, tapi juga di ruang terbuka.

Namun, ibadah umroh sendiri selain banyak diminati pada bulan Ramadhan, juga ramai dilakukan pada musim liburan (Juni-Agustus). Jadi jika Anda memutuskan melaksanakannya di bulan-bulan itu, ada sedikit tips. Selalu gunakan pakaian berwarna putih yang memantulkan panas matahari. Dengan begitu, energi Anda tidak mudah terkuras karena panas tidak diserap baju dan tubuh.

Pemilihan Bulan Juga Menentukan Biaya Umroh

 Pemilihan waktu umroh sendiri juga menentukan besarnya biaya paket umroh yang akan Anda keluarkan. Jika Anda memilih pergi umroh di musim liburan, menjelang musim haji atau menjelang Ramadhan, maka biaya yang dikeluarkan pasti akan lebih besar. Mengapa? Karena umumnya kenaikan paket umroh terjadi di tiga musim ini.

Pertama karena pada musim-musim tersebut biasanya peminat umroh meningkat. Kedua, pada saat ini terjadi persaingan ketat antar sesama meskapai penerbangan. Otomatis ini mempengaruhi pesawat yang akan dipergunakan

Untuk itu, jika Anda ingin mencari biaya perjalanan umroh murah, ambillah paket umroh pada bulan Januari hingga Mei. Pada semester ini, harganya biasanya lebih murah dibandingkan paket umroh untuk bulan Juli hingga Oktober atau Desember.

Baca Juga : Promo Paket Umroh Biaya Hemat & Murah

Biasanya, Biro Perjalanan Umroh sudah memberikan jadwal waktu keberangkatan dan kepulangan, lokasi-lokasi saat kita akan beribadah umroh, tempat wisata yang bisa dikunjungi, hotel atau wisma tempat menginap, bahkan uang yang harus kita bawa untuk bekal membeli oleh-oleh dan perlengkapan sehari-hari.

Biaya untuk beribadah umroh akan berbeda, bergantung pada Biro Perjalanan Umroh yang Anda pilih. Biaya paket umroh berkisar antara 20 juta rupiah sampai yang paling mahal bisa mencapai 35 juta rupiah. Tentunya, semua bergantung pada lokasi wisata yang bisa dikunjungi selama berada di Arab Saudi dan akomodasi (seperti hotel, maskapai penerbangan, dan sebagainya).

Bagi Anda yang sudah terbiasa melakukan perjalanan ke luar negeri atau pernah melakukan umroh, mungkin tidak perlu terlalu was-was mempersiapkan keberangkatan Anda. Akan tetapi, bagi mereka yang belum pernah bepergian ke luar negeri atau baru pertama kali merencanakan ibadah umroh, ada baiknya Anda mengikuti beberapa tips berikut ini.
Perhitungkan anggaran keuangan Anda dan keluarga untuk melakukan ibadah umroh ini. Jangan sampai Anda menguras habis tabungan keluarga hanya karena sangat berminat beribadah umroh. Rencanakan sedini mungkin ibadah umroh karena Allah tidak suka hamba-Nya menzalimi diri dengan memaksakan untuk beribadah padahal dana sebenarnya belum mencukupi.

Jika ternyata dana sudah tersedia, tanpa mengorbankan keuangan bagi kebutuhan hidup Anda dan keluarga, mulailah mencari informasi mengenai Biro Perjalanan Umroh dan Haji yang biayanya sesuai dengan dana yang Anda miliki. Bisa bertanya kepada keluarga dan rekan sejawat yang pernah berumroh atau melalui media, seperti internet.

Bila Anda sudah menentukan Biro Perjalanan Umroh yang dipilih, perhatikan baik-baik akomodasi dan jadwal kegiatan selama di Tanah Suci yang dijanjikan oleh biro perjalanan tersebut. Jangan sampai Anda membeli “kucing dalam karung”. Anda juga jangan sungkan-sungkan bertanya atau protes bila ternyata hal yang dijanjikan tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Persiapkan semua kelengkapan yang dibutuhkan. Misalnya, paspor, fiskal (jika diperlukan), pakaian, dan kebutuhan sehari-hari, obat-obatan juga dana (uang) untuk beragam keperluan. Bisa pula Anda mempersiapkan dana melalui penukaran mata uang rupiah dengan uang real Arab Saudi atau mata uang negara lainnya (jika setelah umroh, biro perjalanan Anda mengajak berwisata ke tempat lain).

Bagi Anda yang bekerja, sesuaikan waktu umroh dengan waktu yang diperbolehkan saat Anda mengajukan cuti. Begitu pula jika Anda memiliki bisnis sendiri, aturlah waktu sebaik mungkin agar tidak bentrok dengan kewajiban mencari nafkah, menuntut ilmu, dan lain-lain.

Bagi para lajang yang berumroh akan lebih mudah karena tidak ada tanggungan keluarga yang harus diurus. Akan tetapi, bagi pasangan suami istri yang berumroh dan tidak membawa serta anak-anak, persiapkan anak-anak Anda agar mengizinkan Anda berumroh. Titipkan mereka pada keluarga dekat juga bekal dana selama anda dan pasangan berada di Tanah Suci. 

Akhirnya, persiapan pun selesai. Mari kita beribadah umroh dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mengunjungi rumah-Nya. Bismillaah!

Untuk anda yang sedang mencari Informasi Pendaftaran atau menanyakan mengenai Biaya Paket Umroh Bisa Anda Tanyakan ke Kami di :

 

Informasi Pendaftaran Hubungi

PT. Alhijaz Indowisata

Alamat : Graha Alhijaz Lt. 3 Jl. Dewi Sartika No. 239 A Cawang, Jaktim 13630

Telp. 0878 7676 8999/ 0858 8888 5971

WA : 0813 1048 6090

 

 

 

 

Tata Cara Melaksanakan Umroh Yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Tata Cara Melaksanakan Umroh Yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Panduan Tata Cara Melaksanakan Ibadah Umroh

Ibadah Umroh memang sudah banyak dikerjakan dan dijadikan sebagai salah satu pilihan alternatif para umat muslim yang belum berkesempatan beribadah haji ke Tanah Suci. Apalagi bagi masyarakat Indonesia ini. Sebab sistem kuota menjadikan antrean pergi haji ini menjadi cukup lama.  Walaupun umroh bukan termasuk ibadah yang diwajibkan, ibadah Umrah ini juga tidak kalah istimewanya dengan ibadah Haji.

Dosa-dosa kita akan dihapus oleh Allah SWT di antara pelaksanaan Umrah yang satu dengan Umrah yang selanjutnya. Sehingga, jika 5 atau 10 tahun lalu kita telah mengerjakan ibadah Umrah, dan untuk tahun selanjutnya berkesempatan lagi untuk melakukan Umrah, maka dosa-dosa di antara kedua waktu Umrah tersebut akan dihapus dan diampuni Allah SWT.

Ibadah Haji dan Umrah  juga termasuk ibadah yang istimewa sebab orang yang datang ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah tersebut merupakan tamu Allah SWT. Jemaah Haji dan Umrah merupakan tamu undangan Allah SWT, oleh sebab itu apa yang diminta oleh para tamu akan dikabulkan oleh-Nya. Dan inilah alasan ibadah umroh dinilai sangat istimewa.

Baca Juga : Program Paket Umroh 2018 ALhijaz Indowisata

Ketika niat telah ditetapkan di hati dan panggilan umroh telah datang,maka  persiapkanlah diri Anda dengan sebaik mungkin.  Karena apabila orang yang akan melaksanakan umroh niatnya sudah tepat dan sudah benar benar maksimal, maka ibadah umrohnya bisa berjalan dengan lancar.

Tata Cara Melaksanakan Ibadah Umroh

Dari bandara menuju masjid miqat Dzulhulaifah / Abyar ‘Ali. Kemudian melakukan persiapan sebelum ihram seperti mandi, mengenakan pakaian ihram, berwudlu dan shalat sunnah ihram 2 raka’at.

Pakaian ihram bagi laki-laki berupa dua lembar kain ihram yang berfungsi sebagai sarung dan penutup pundak. Adapun bagi wanita, ia memakai pakaian yang telah disyari’atkan yang menutupi seluruh tubuhnya.  Akan tetapi untuk wanita tidak diperbolehkan menggunakan cadar dan juga memakai sarung tangan.

Setelah itu berihram dari miqat untuk dengan mengucapkan “labbaik ‘umroh”

Setelah mengucapkan “talbiah umrah” ,  orang yang melaksanakan ibadah umroh bisa membaca dan memperbanyak talbiah “Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak” dengan  mengeraskan suara untuk laki-laki dan lirih bagi perempuan sampai tiba di Makkah

Setelah sampai di Masjid Al-Haram, sebaiknya anda mendahulukan kaki kanan pada saat akan memasukinya.

Setelah itu bisa melakukan tawaf dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali, posisi Ka’bah berada disebelah kiri.

Selanjutnya diteruskan dengan sholat 2 rakaat didepan maqam Ibrahim. Rakaat pertama dilakukan dengan bacaan surat Al-Fatihah kemudian berikutnya membaca surat Al-Kaafiruun. Rakaat kedua membaca surat Al-Fatihah kemudian diteruskan dengan membaca surat Al-Ikhlas.

Setelah itu para jamaah bisa beristirahat sejenak dan minum air zam-zam sambil berdo’a

Selanjutnya bisa melakukan sa’i antara bukit Safa ke bukit Marwah sebanyak 7 kali.  Pada saat sa’i, tidak ada dzikir-dzikir tertentu, maka boleh berdzikir, berdo’a, atau membaca bacaan-bacaan yanganda inginkan.

Setelah selesai melaksanakan sa’i, selanjutnya yaitu tahallul atau mencukur seluruh rambut atau mencukur gundul. Sedangkan untuk wanita, cukup dengan memotong rambutnya sepanjang satu ruas jari.

Untuk tahap akhir dari pelaksanaan ibadah umroh yaitu pada tahallul ini. Setelah itu, maka para jamaah sudah bisa untuk mengerjakan hal-hal yang tadinya dilarang pada saat dalam keadaan ihram.

Dan semua itu harus dilakukan dengan tertib.

Bemikianlah tata cara melaksanakan umroh yang harus anda ketahui, semoga Anda bisa menjalankan ibadah umroh yang mabrur (diterima) dan semoga Allah memberikan kemudahan baik itu kesehatan jasmani maupun rohani untuk melaksanakan ibadah pada Alloh SWT. Aamiin

Informasi Pendaftaran Umroh & Haji
PT Alhijaz Indowisata
Alamat : Graha Alhijaz Lt. 3 Jl. Dewi Sartika No. 239 A Cawang, Jaktim 13630
Telp. / Wa : 0813 1048 6090 ( Bp. Firdaus )
Website : www.alhijazumrahhaji.com & www.travel-alhijaz.com